Physical Process

October 12, 2009 at 4:57 pm | In Uncategorized | Leave a Comment

Idul Fitri 1430 H

September 20, 2009 at 8:33 pm | In Uncategorized | Leave a Comment
Tags: , ,

Mengucapkan selamat Idul Fitri 1430 H

Mohon Maaf Lahir Bathin

Akang Arman

Transformational Teaching

July 30, 2009 at 6:49 am | In Uncategorized | Leave a Comment
Tags: , ,

Thanks

Perbaikan Blog

July 29, 2009 at 10:01 am | In Uncategorized | Leave a Comment

Rekans

Untuk lebih memudahkan rekans sekalian dalam menikmati dan membaca blog ini,  saya mencoba memperbaiki tampilan blog dengan menambahkan beberapa page (sebagai main page dan sub page) seperti : Beranda, Campur Sari (dengan sub page : inspirasi, motivasi dan marketing), Creativity, Rekayasa dan Z_interesting.

Beberapa page masih UNDER CONSTRUCTION.

Mudah-mudahan bermanfaat.

Terima kasih

Akang Arman

Hanamasa Dan Kegagalan

January 14, 2009 at 3:45 pm | In Uncategorized | 4 Comments

dsc00159 

 

 

 

 

 

 

 

Tulisan agak tertunda karena beberapa kesibukan. Kelas 3A telah memenuhi janjinya untuk makan di Hanamasa pada tanggal 17 Desember 2008 yang lalu.

Yang menarik bukan sekedar makan di Hanamasanya namun latar belakang di balik acara makan enak itu. Makan di hanamasa adalah komitmen kelas 3A jika mereka gagal memenuhi rencana kerja mereka menyusun proposal TA sesuai dengan dead line yang telah disepakati, dan kegagalan inilah yang akan menjadi pokok bahasa tulisan saya kali ini.

Kegagalan  pencapaian tujuan, apapun tujuannya dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu :

1.       Tujuan yang tidak SMART

2.       Tujuan yang tidak terintenalisasi

3.       Lack of commitment

4.       Loss of focus

5.       Not manage the resources as a team

Saya akan coba bahas satu persatu dan fokus saya pada kegagalan kelas 3A dalam menyelasikan tujuan/rencana kerja mereka menyusun proposal TA.

 dsc00163

 

Suatu tujuan hendaknya memenuhi syarat SMART : spesific, measureable, achieveable, realistic  dan time contrain. Spesific berarti jelas, tidak mendua, setiap orang menginterpertasi sama. Measureable berarti terukur, artinya terdapat suatu hal yang dapat dilihat dan terkuantifikasi. Achieveable dapat berarti menantang sementara realistic berarti masuk akal. Achieveable dan realistic haruslah seimbang, dalam arti tidak terlalu menantang namun juga tidak terlalu mudah untuk dicapai. Time constrain berati berbatas waktu.

Dalam kasus penyusunan proposal TA ini tujuan sudah dibuat untuk memenuhi syarat SMART ini, namun kegagalan tetap muncul.

Tujuaan ini tampaknya tidak terinternalisasi, hampir semua mahasiswa tidak menganggap tujuan ini bagian dari tujuan aktivitasnya, akibat yang muncul adalah Lack of commitement, tidak ada komitmen yang kuat untuk mengerjakan dan menyelesaikan tujuan ini.

 Jika ada sebagian kecil mahasiswa ada yang meninternalisasikan tujuan ini namun mereka tetap gagal menyelesaikannya ini lebih disebabkan karena mereka lost of focus, kehilangan fokus untuk menyelesaikan tujuan ini, mungkin karena merek melihat teman-teman lain yang tidak mencoba menyelesaikan tujuan ini.

Last but not least, bahwa di semua kelas baik kelas 3A maupun 3B menurut info tidak satupun yang dapat menyelesaikan tujuan ini, menurut saya ini disebabkan rekan-rekan tidak memanfaatkan resources sebagai sebuah team work yang dapat saling membantu, mengingatkan, memberi semangat, mengoreksi, memberikan jalan.

dsc00165

 

 

 

 

 

 

 

 

Semoga tulisan ini bermanfaat, dan lebih jauh saya merencanakan sebuah skema yang berbeda, yang lebih individual untuk menguji apakah rekan-rekan bisa belajar dari kegagalan ini. Terima kasih

Akang Arman

Kekuatan Motivasi

November 19, 2008 at 4:23 pm | In Uncategorized | 5 Comments
Dari Buku Kekuatan Motivasi (editor : Drs. R. Suyoto Bakir)

Orang yang paling bijaksana bukanlah orang yang paling sedikit mengalami kegagalan, tetapi mengubah kegagalan tersebut menjadi keberhasilan.  (Richard R. Grant)

Sangat menyenangkan melakukan hal-hal yang tidak mungkin. (Walt Disney)

Keindahan dari sebuah kesuksesan bukanlah bagaimana kita tidak pernah gagal, tetapi pada bagaimana kita bangkit kembali saat mengalami kegagalan.  (Anonim)

Kejeniusan terdiri atas satu persen inspirasi dan sembilan puluh sembilan persen kerja keras. (Thomas Edison)

Satu-satunya jalan untuk mengetahui batas sebuah kemungkinan adalah dengan mencoba menelusurinya sampai ke batas ketidakmungkinan. (Arthur C. Clarke)

Terimalah tantangan sehingga kau dapat merasakan nikmatnya sebuah kemenangan. (Goerge S. Patton)

Biarlah aku menang, tetapi bila aku tak bisa menang, biarkan aku menjadi cukup berani untuk mencoba (Moto Olimpiade)

Banyak orang yang menerima nasihat, hanya mereka yang bijaksana yang dapat memperoleh keuntungan dari nasihat-nasihat tersebut. (Syrus)

Mudah-mudahan bermanfaat
Akang Arman

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.